Perarakan Salib IYD Keuskupan Manado di Kevikepan Luwuk Banggai

*Salib Diarak Pakai Mobil Hias

Kejutan kembali terucap dari bibir Frangky Kadoang, ketua Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Raja Damai Banggai, saat dihubungi , Rabu (17/2) soal penyambutan salib Indonesian Youth Day (IYD) atau Hari Orang Muda Katolik (OMK) se-Indonesia 2016 Keuskupan Manado. Kali ini, berbeda dengan paroki-paroki lain, salib diarak menggunakan kendaraan hias.

“Salib tiba di Felabuhan Feri Tinakin, pukul 15.00, Rabu (10/2) dibawa dengan bodi batang (kapal kayu) . Rombongan dari Nulion dibawah pimpinan pastor paroki, Pastor Benny Saletia, beberapa OMK dijemput oleh pastor paroki Frans Lolok MSC dan ketua Dewan Pastoral Paroki (DPP) juga semua OMK,” katanya.

Salib kata Angky (sapaan akrabnya) diarak dengan mobil hias.  Bendera Kuning Putih (bendera Vatikan) juga dipasang di mobil hias itu.

“Di depan ada mobil patroli polisi, kemudian pastor paroki, rombongan motor. Setelah mobil salib IYD, ada rombongan motor,” katanya.

Dikatakannya, rombongan tiba di kecamatan Lompio, pusat kota Banggai sekitar 20 menit. Di situ salib disambut kembali dengan tarian adat Banggai.

“OMK Nulion menyerahkannya kepada pastor Benny. Pastor Benny menyerahkannya kepada Pastor Frans dan pastor Frans menyerahkan kepada saya,” ujarnya.

Di dalam gereja paroki, ada doa-doa dan rekoleksi. Pukul 18.00 diadakan jalan salib.

“Pastor Frans mengatakan ini salib khusus bukan salib biasa. Ini berkat bagi paroki kami. Salib ini tanda pengorbanan dan cinta kasih Kristus. Ia menyerahkan diri kepada umat manusia,” katanya.

Kamis (11/2), salib dibawa ke Pulau Bokan. Salib dijemput tarian adat Banggai, dan diadakan jalan salib keliling kampung Keak, Ngasuang dan Kaukes yang merupakan stasi dari Paroki Banggai.

“Ada rekoleksi, doa, renungan, meditasi yang dipusatkan di stasi Keak di mana salib itu diletakkan di situ. OMK berjaga sampai pagi di situ,” katanya.

Jumat (12/2), salib dibawa lagi ke paroki. Pukul 15.00 salib di bawa ke stasi Bentean. OMK tasi-stasi seperti Malino, Matanga, Bahulalongo, Pososlalongo bergabung di Bentean.

“Saat penyambutan ada tarian lagi. Kegiatan seperti di hari sebelumnya,” ujarnya.

Sabtu (13/2), salib dibawa ke rayon Santo Vicentius di mana Stasi Bolitan, dan Potiltololoba,  bergabung di Lokotoi. Di situ ada serah terima sekitar 1 kilometer dari gereja.

“Dilanjutkan jalan salib ke gereja. Ada doa-doa juga rekoleksi dan pukul 22.30 diarak kembali ke paroki untuk dijaga juga oleh OMK sampai pagi,” ujarnya.

Minggu (14/2), diadakan misa mulai pukul 07.00 sekaligus dengan novena. Umat dipersilahkan berdoa batin di depan salib sampai malam harinya dan seperti biasanya OMK tuguran menjaga salib sampai dini hari.

“Senin (15/2), salib dibawa ke Paroki Kristus Raja Sulubombong dengan kapal (perahu) cepat paroki. Tiba pukul 10.30 dan disambut di pantai dekat gereja,” katanya.

Umat katanya berhamburan ke air untuk menarik tali kapal. Salib dibawa keliling kampung dengan drum band SMP Katolik Pelita Sulumbombong.

“Rombongan kembali siang harinya walau ombang tinggi.  Sempat makan siang di paroki itu,” ujarnya.

SIDE BAR!! Pengucapan Syukur

Sementara itu, pastores, Dewan Pastoral Paroki (DPP) dan panitia IYD paroki se-Kevikepan Stella Maris telah mengadakan rapat khusus menyambut Indonesian Youth Day di Paroki Santa Maria Pengantara Dumoga, Selasa (16/2). Rapat dipimpin langsung Vikaris Episkopalis (Vikep) Kevikepan Stella Maris, Pastor Berti Imbar.

“Jadi jadwal prosesi salibnya, 1 sampai 4 di Paroki Santo Kristoforus Gorontalo (di mana pastor Berti menjadi pastor paroki) 5 sampai 7 Maret di Paroki Santo Andeas Lolak, 8 sampai 11 Maret di Paroki Santa Maria Pengantara Dumoga, 12 sampai 14 Maret di Paroki Kristus Raja Kotamobagu, 15 sampai 17 Maret di Paroki Santo Fransiskus Xaverius Guaan, 18 sampai 22 Maret Paroki Santa Perawan Maria Ratu Rosari Suci, Sinisir Modoinding, 23 sampai 27 Maret paroki Santo Paulus Tompaso Baru dan 28 sampai 31 Maret Paroki Kebangkitan Kristus Amurang,” katanya.

Pastor Berti mengatakan OMK di Gorontalo sudah mengadakan kegiatan pengalangan dana untuk dikumpulkan dan nantinya akan diserahkan ke panitia IYD keuskupan. Begitu pula dengan kartu dua ribu.

“Setiap bulan di hari Sabtu ada Novena IYD. Juga di dalamnya ada rekoleksi,” tuturnya.

Selasa (1/3), salib akan dijemput di pelabuhan feri Gorontalo dari Kota Luwuk. Salib akan dibawa ke aula dan disambut dengan doa.

Setelah penyampaian Vikep, berturut-turut rencana penyambutan salib lengkap dengan kejutannya disampaikan pastor-pastor paroki. Berturut-turut setelah itu Pastor Bartho Mewengkang (paroki Lolak), Pastor Stenly Mokodompit (paroki Dumoga), Pastor Canis Rumondor MSC (paroki Kotamobagu), Pastor Jimmy Bulalong (paroki Guaan), Pastor Stevi Motoh (Paroki Sinisir), Pastor Marianus Toiyo (Paroki Tompaso Baru), dan Pastor Serafion Dianomo (Paroki Amurang).

Untuk Tompaso Baru, pembicaranya diserahkan pastor Marianus kepada  Jesri Jerry Repi, ketua DPP. Satu di antara kejutan kegiatan ialah pengucapan syukur akan dilaksanakan di stasi Hati Kudus Yesus Keroit sebagai bentuk pengungkapan iman bahwa Paskah merupakan hari raya terbesar umat kristiani. (David Manewus)

Post Author: omknet

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *