SABTU SUCI

Apa yang dikerjakan Yesus pada hari ini?

 

Mungkin teman2 bertanya2, kalau benar Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat umat manusia, dan langkah pertama untuk menjadi pengikut-Nya adalah dengan dibaptis, lantas bagaimana dengan orang-orang suci sebelum zaman Yesus?

 

Kitab Suci menceritakan banyak kisah tentang orang-orang seperti Abraham, Ishak, Yakub, Yunus, Daud, Salomo, dan masih banyak lagi. Bagaimana dengan mereka-mereka ini?

 

Sabtu Suci adalah jawabannya. Setelah Yesus wafat, maka hal pertama yang Ia kerjakan adalah membuka pintu surga bagi orang-orang benar yang percaya pada Mesias dan hidup dalam penantian (antisipasi) akan Dia.

 

thumbnailOrang-orang zaman Perjanjian Lama, meski hidup suci dan benar, belum dapat masuk surga sebelum pintunya dibuka oleh Yesus. Dosa telah membuat surga dan bumi terpisahkan begitu jauh sehingga kebajikan dan kesucian seluhur apapun tidak dapat membuat orang mencapai surga. Salib adalah satu-satunya jembatan yang harus dilalui untuk masuk surga, dan satu-satunya sosok yang mampu menyebrangi jurang tak terselami itu hanyalah Dia yang Sungguh Allah dan Sungguh Manusia.

 

Gereja Katolik mengimani bahwa setelah kematian, orang-orang suci dan nabi-nabi Perjanjian Lama masuk ke suatu “tempat penantian”. Disebut juga Limbo Para Bapa Bangsa. Tempat penantian ini sejatinya adalah bagian dari neraka, semacam “neraka ringan” tempat mereka tidak disiksa dengan api yang kekal, tetap menikmati kebahagiaan kodrati/natural, namun tetap tidak dapat melihat Allah dan bersatu dengan-Nya (kebahagiaan adikodrati/supernatural)

 

paskahDi sinilah mereka dengan sabar menantikan Mesias yang telah mereka imani bahkan sebelum Mesias itu lahir. Dan ke situ pulalah Yesus turun untuk memberitakan keselamatan dan membebaskan jiwa-jiwa suci itu. Mereka kini sudah berada di surga semua, sehingga tidak ada lagi Limbo Bapa Bangsa. Hari ini adalah hari yang membahagiakan buat mereka, sebab mereka melihat iman dan harapan mereka pada Mesias tidak sia-sia.

 

Oleh karena itu dalam Syahadat Iman Katolik, kita mengucap “Aku percaya.. akan Yesus Kristus.. yang turun ke tempat penantian.” Dalam teks versi Inggris, tertulis “who descended into hell”. Mungkin buat yang belum mengerti, mengejutkan membaca Yesus “turun ke neraka”. Namun maksudnya adalah “neraka” Limbo Bapa Bangsa, bukan neraka yang disebut Gehenna (dalam bahasa Arab menjadi “Jahannam” -> neraka jahannam)

 

Sungguh Tuhan tidak akan melupakan kita yang berharap pada-Nya!

 

“Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?”

(Roma 8:35)

 

By: Anna Elissa, O.P.

Ordo Dominikan Awam Keuskupan Bogor

Post Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *