Misa Kanonisasi 7 Santo dan Santa

santo santoHari ini (13/10)  diadakan Misa Kanonisasi untuk  7 santo-santa di Vatikan. Misa diadakan pada pukul 06.00 (Roma)- pukul 15.00 WIB (Indonesia) dan dipimpin Bapa Paus dan beserta para peserta Sinode. Berikut biografi tentang kehidupan para santo-santa yang akan di kanonisasi:

  1. Beato Paul VI

Beliau bernama Giovanni Battista Montini, lahir pada tahun 1897 dan ditahbiskan menjadi imam pada tahun 1920. Beliau melakukan studi pascasarjana dalam sastra, filsafat, dan hukum kanon di Roma.

 

Beliau terpilih sebagai Paus Paulus VI pada tahun 1963 pada usia 65 dan meninggal pada tahun 1978. Beliau terkenal untuk ensiklik Humanae Vitae tahun 1968, yang berfungsi sebagai teguran resmi Gereja terhadap kontrasepsi buatan dan  melarang penggunaannya.

 

  1. Beat0 Oscar Romero

Beliau bernama Romero, lahir pada tahun 1917 di El Salvador. Beliau adalah uskup pembantu San Salvador selama 4 tahun sebelum diangkat menjadi Uskup Agung pada tahun 1977.

 

Beliau adalah sosok pembela hak-hak kaum miskin di El Salvador. Ia diteror dengan  kematian oleh militer sayap kanan pada masanya. Dan pada Maret 1980, Romero dibunuh, kemungkinan oleh sayap kanan saat merayakan Misa.

 

  1. Beato Vincent Romano

Beliau bernama Romano, lahir pada tahun 1751 dan ditahbiskan sebagai imam pada tahun 1775. Romano telah menghabiskan masa hidupnya sebagai seorang imam yang dikenal karena cara-caranya yang sederhana dan perhatiannya untuk anak yatim yang juga mempelajari tulisan-tulisan St. Alphonsus de Liguori & mengembangkan devosi kepada Sakramen Mahakudus.

 

Beliau meninggal pada bulan Desember 1831 karena mengidap radang paru-paru semasa hidupnya.

 

  1. Beato Francesco Spinelli

Beliau bernama Spinelli, lahir di Milan pada tahun 1853, masuk seminari dan ditahbiskan sebagai imam pada tahun 1875.

 

Beliau mendedikasikan kerasulannya dengan mendidik orang miskin, melayani sebagai profesor seminari, pembimbing rohani, dan penasihat bagi beberapa komunitas perempuan.

 

Beliau meninggal pada tahun 1913 dengan meninggalkan 250 komunitas yang sampai saat ini merawat orang dengan HIV, yatim piatu, pecandu narkoba, dan tahanan.

 

  1. Beato Nunzio Sulprizio

Beliau bernama Nunzio Sulprizio, lahir di Pescosansonesco, Italia pada tahun 1817. Beliau kehilangan kedua orang tuanya pada usia enam tahun dan dibesarkan oleh paman yang mengeksploitasinya dengan kerja paksa.

 

Ia kelelahan dan sering diberi tugas berbahaya, sampai-sampai ia akhirnya kehilangan kakinya. Lalu meninggal karena kanker tulang pada 1836, ketika beliau baru berusia 19 tahun.

 

  1. Beata Nazaria Ignacia March Mesa

Beliau bernama Nazaria, lahir pada tahun 1889 di Madrid, Spanyol. Beliau mendedikasikan hidupnya pada pekerjaan misionaris dan mendirikan Kongregasi Tentara Salib Misionaris Gereja, dengan misi untuk memberi katekisasi anak-anak dan orang dewasa, mendukung pekerjaan para imam, melakukan misi, dan untuk mencetak dan mendistribusikan saluran keagamaan. Kemudian beliau meninggal pada bulan Juli 1943.

 

  1. Beata Maria Katharina Kasper

Beliau lahir di Dembach, Jerman pada tahun 1820 sebagai Catherine Kasper.

Beliau dikenal di komunitas religius sebagai Ibu Maria, menjalani lima masa jabatan berturut-turut sebagai atasan rumah dan terus bekerja dengan para novis. Dan kemudian meninggal karena serangan jantung pada Februari 1898.

 

 

Post Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *