OMK Keuskupan Sintang Asah Bakat dan Kemampuan Berwirausaha

Startup Weekend Indonesia Keuskupan Sintang, 1-3 April 2022

‘Startup Weekend Indonesia’ Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) adalah salah satu program yang diinisiasi oleh Komisi Kepemudaan KWI untuk mendampingi Orang Muda Katolik Indonesia yang memiliki ketertarikan di bidang kewirausahaan dan teknologi. Kegiatan pendampingan ini dijalankan dengan metode workshop, kerja kelompok, dan juga sesi intensif mentoring (coaching) yang dikemas dalam waktu 54 jam atau 3 (tiga) hari secara tatap muka (luring). Rangkaian kegiatan SWI KWI sebenarnya sudah berlangsung sejak 2019 yang dilangsungkan secara daring, mulai dari Kick Off, Serial Workshop, dan SWI Online.

Kegiatan SWI Keuskupan Sintang, 1-3 April 2022, merupakan kegiatan perdana yang dilakukan secara luring. Kegiatan berlangsung dengan protokol kesehatan yang ketat. Kegiatan ini juga mensyaratkan peserta, panitia nasional maupun steering committee lokal sudah menenerima vaksin dua kali. Tempat pelaksanaan adalah di Wisma Keuskupan Sintang. Komkep KWI dan Komisi Kepemudaan Keuskupan Sintang didukung oleh berbagai instansi dari nasional maupun lokal, seperti Komisi PSE (Pemberdayaan Sosial Ekonomi) KWI, CU Keling Kumang, Finansialku, Ruang dan Tempo, KUMPUL, Estubizi Network, serta berbagai mentor yang hadir secara daring maupun luring.

Di hari pertama, para peserta diajak untuk memahami alur 54 jam Startup Weekend Indonesia (SWI) KWI. Peserta diajak untuk membentuk tim dan mengajukan idenya. Peserta diajak untuk dapat mempresentasikan idenya masing-masing, membentuk kelompok, dan merancang kerangka model business (Business Model Canvas).

Di hari kedua, peserta mendapatkan berbagai pelatihan dalam bentuk workshop dari berbagai pembicara. Kegiatan diawali dengan pemberian materi mengenai Market Validation oleh Mario Lasut, CMO Finansialku, dilanjutkan dengan materi kedua yaitu Prototyping oleh Albertus Gian, CEO Beehive Drones; dan diakhiri oleh materi Pitching.

Hadir pula mentor yang hadir secara tatap muka yakni Valentinus (CEO KSP Keliling Kumang) & Rufina Sekunda (Founder Ina.Kreatif), serta yang hadir secara daring adalah Frank G J Silitonga (Co Founder Anti Lapar Club Co Founder Diginian), Riki Rijadi (Creatigic Advisor, Startup Business Coach, Founder Muoaien), Benedicta Evienia Prabwanti.,SE.,MM (Dosen Bisnis -Koordinator Kerjasama Atma Jaya Inkubator Bisnis), Joanna Asterlita (Founder Arunanda), Benyamin Ruslan Naba (Founder & CEO Estubizi Network), Tom (Head of Program & Partnership Ruang & Initiatives). Setelah mendapatkan beberapa workshop, peserta diarahkan untuk melakukan Validasi Pasar, mengembangkan model bisnis produk hingga membuat prototipe produk yang didampingi oleh para mentor.

Di hari ketiga, kegiatan diawali dengan misa dan kemudian para startup akan mempresentasikan idenya di depan para juri yakni Br. Filipus Neri Subardi CSA (Biarawan), Hetty Kus Endang (Owner GKPS & Galeri Kain Pantang Sintang), RD. Joseph Chrispinus (Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Sintang). Para Startup yang telah terbentuk yakni HERBO → herbal tech platform yg bermitra dengan pemilik kebun rumahan di Sintang dengan mengkonsumsi rutin produk herbal; Pribetter → Pendidikan Kepribadian dan Karakter (Pribetter) adalah sebuah wadah yang memfasilitasi kegiatan pembentukan karakter; CARNA.CO → Jasa pickup sampah yang memiliki nilai jual secara door to door yang cepat dan mudah diakses; Cabe rawit RANGPALCA → Mengatasi masalah tentang penjualan cabe rawit di daerah setempat lokal; IKI COLLECTIONS →  Menyediakan platform bagi para seniman berupa kerajinan tangan dari kayu; Instrumen Borneo → Instrumen Borneo adalah jembatan antara creator dan peminat Musik Liturgi yang bernuansa tradisional Borneo.

Dari 6 ide startup digital yang terbentuk, terdapat 3 pemenang utama yaitu, Iki Collection (Juara 1), Instrumen Borneo (Juara 2), dan CARNA.CO (juara 3). Selain itu terdapat 1 startup dengan anugerah paling berdampak, yaitu Herbo.

Rangkaian, proses, dan output dari Startup Weekend Indonesia Keuskupan Sintang ini diharapkan dapat menjadi tempat bertumbuhnya benih-benih berkat dan pintu masuk OMK untuk mulai mengasah bakat dan kemampuan berwirausahanya sehingga dapat menawarkan produk/jasa berbasis digital yang tepat guna.

Kunjungi instagram.com/startupweekend.kwi untuk informasi selanjutnya dan tunggu kami di kota berikutnya! Maju terus OMK Indonesia!

Narahubung (Hiero – hiero@kumpul.id – 083896381816)

Post Author: komkep kwi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *