Youth Leadership Training: OMK yang Militan, Tangguh, Kreatif & Solider

OMK Sangalla, Kevikepan Toraja
OMK Sangalla, Kevikepan Toraja

Rangkaian perjalanan KOMKEP KAMS mengadakan leadership training telah berakhir. Dengan mengambil tema: “Menjadi OMK yang Militan, Tangguh, Kreatif, dan Solider”, banyak kisah dan pengalaman menarik dirasakan dalam pelatihan ini. Kisah tentang pelatihan, pembinaan mental dan spiritual, pengenalan dan pengembangan karakter OMK. Sebagai fasilitator, kami (KOMKEP KAMS) berkunjung ke beberapa daerah dalam wilayah Keuskupan Agung Makassar untuk mendampingi OMK dalam kegiatan leadership training. Ada 3 tempat penyelenggaraan leadership training kali ini.

Pertama, leadership training dari gabungan 3 paroki kepulauan (Paroki BauBau, Labasa, dan Raha) yang terletak di Kevikepan Sulawesi Tenggara. Pelatihan yang diselenggarakan kali ini adalah pelatihan kepemimpinan tingkat madya (LMK), setelah sebelumnya telah dilaksanakan pelatihan tingkat dasar (LDK). Oleh karena itu goal kegiatan ini adalah menjadikan OMK mampu bermasyarakat dan melibatkan diri dengan lingkungan hidup sehari-hari. Tentulah terlebih dahulu dibekali dengan bekal iman yang militan dan tangguh untuk bersaing dalam kehidupan masyarakat yang mayoritas non-kristen.

Pelatihan ini dihadiri sebanyak 51 OMK dari 3 paroki (BauBau, Labasa, dan Raha) yang berlatarbelakang etnis Muna dan Buton. Kegiatan dilaksanakan tgl. 1-5 Juli 2015 tepatnya di sebuah stasi terjauh dari Paroki St. Mikael Labasa. Stasi St. Lazarus Dahiango namanya. Di sini semua sarana dan prasarana untuk mendukung kegiatan serba terbatas dan kurang. Untuk itulah panitia penyelenggara, dalam hal ini para pastor paroki dan tim setempat sengaja mengadakan pelatihan di tempat ini agar nyatalah pelatihan OMK yang sesungguhnya. OMK hendak diajak untuk berani menghadapi tantangan alam dan merasakan kesulitan yang serba terbatas dan kurang itu. Mengangkat air dari tempat jauh untuk kebutuhan mandi dan tidur di tempat ala kadarnya adalah sebagian contoh pelatihan peserta dan seluruh panitia, termasuk fasilitator. Meskipun demikian, para OMK sangat bersemangat selama proses pelatihan. Hari pertama sesekali mengeluh dan ingin pulang, tetapi kemudian sadar lagi, terus dimotivasi dengan kegiatan-kegiatan yang menarik hingga pada akhirnya tidak terasa waktu berlalu. Semua peserta dalam keadaan kuat, sehat walafiat, dan tetap ceriah. Hari terakhir nampak kebersamaan hendak tak terpisahkan sebagai efek proses dari dinamika kelompok, namun kegiatan harus diakhiri. Penyalaan api unggun pada malam terakhir kegiatan hendak meneguhkan komitmen persaudaraan OMK untuk saling mendukung dan menyemangati sebagai satu korps OMK kepulauan. Perayaan iman, perayaan Ekaristi bersama dengan umat stasi menutup seluruh rangkaian kegiatan LKM tersebut. Foto bersama sebagai dokumentasi terakhir dalam kegiatan ini.

komkepKAMSKedua, leadership training selanjutnya diadakan di paroki daratan (Paroki Unaaha dan Kolaka) Kevikepan Sulawesi Tenggara. Setelah mendampingi OMK di wilayah paroki kepulauan, kami meneruskan perjalanan menuju wilayah daratan Sulawesi Tenggara tepatnya di paroki Roh Kudus Unaaha. Sebuah daerah pemukiman transmigrasi etnis Bali, Tolaki, dan Toraja dengan panorama alam indah terbentang kebun dan persawahan. Kegiatan pelatihan di tempat ini dilaksanakan tgl. 10-12 Juli 2015. Namun sehari sebelum pelaksanaan anggota tim outbond KOMKEP sudah terlebih dahulu berada di lokasi kegiatan untuk menyiapkan materi dan sarana-sarana outbound. Adapun kegiatan ini adalah kegiatan yang baru pertama kali diadakan di paroki ini. Oleh karena itu, kegiatan ini masih dalam taraf Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK). Jumlah peserta yang hadir sebanyak 77 OMK (Paroki Unaaha dan Paroki Kolaka) dengan rentang usia antara 15-25 tahun. Dalam kegiatan ini peserta diajak untuk membina hidup iman agar militan dan tangguh menghadapi keadaan lingkungan yang menantang di tengah kehidupan mayoritas beragama non-katolik. Dari cerita masa lalu banyak OMK tidak kuat menghadapi tantangan iman sehingga banyak OMK yang hilang.

Pelatihan dasar ini hendak mengajak OMK untuk tanggap membaca keadaan lingkungan dan tangguh menghadapi pengaruh duniawi. Inilah cita-cita sekaligus harapan OMK dalam kegiatan pelatihan ini. Denga materi “Aku Bangga Jadi Katolik”, “Spiritualitas OMK”, “Dasar dan model Kepemimpinan”, dan “Public Speaking” semakin memberi keyakinan kepada OMK untuk berani menampilkan jati diri mereka sebagai pribadi yang sangat potensial. Dengan demikian, OMK mampu bergiat dalam kegiatan-kegiatan yang melibatkan peran mereka dalam paguyuban dan organisasi masyarakat dan Gereja. Selama kegiatan berlangsung mereka sangat antusias mengikuti setiap materi yang disajikan. Penyalaan api unggun pada malam terakhir juga hendak mengeratkan tali persaudaraan di antara kedua paroki. Kegiatan pun diakhiri dengan perayaan ekaristi bersama dengan umat setempat, lalu dilanjutkan dengan foto bersama sebagai dokumentasi terakhir kegiatan LDK ini.

LDK OMK Sangalla, Toraja
LDK OMK Sangalla, Toraja

Ketiga, leadership training yang terakhir dalam rangkaian perjalanan kami sebagai fasilitator kegiatan ini adalah mendampingi kegiatan LDK yang dilaksanakan oleh Paroki Kristus Imam Agung Abadi Sangalla, Kevikepan Toraja. Hanya berselang 3 hari setelah kegiatan LDK di Paroki Unaaha, kami segera melanjutkan perjalanan menuju Tana Toraja, sebuah wilayah dengan suhu udara yang dingin dan sejuk. Panorama alam dan objek wisata kian menegaskan keindahan yang luar biasa, tempat wisatawan asing dan domestik seakan berlomba menorehkan kisah di bumi lakipadada ini.

Paroki Kristus Imam Agung Abadi Sangalla adalah salah satu paroki terbesar dari segi jumlah umat yang ada di Kevikepan Toraja. Di situlah kegiatan LDK dilaksanakan mulai tgl. 16-19 Juli 2015. Sebanyak 76 OMK hadir sebagai utusan pengurus OMK dari stasi-stasi dalam wilayah paroki, yang tentunya semua berasal dari latar belakang etnis toraja. Seperti halnya di Paroki Unaaha, LDK di paroki Sangalla juga adalah yang pertama diselenggarakan. Dengan tema dan materi LDK yang sama dengan pelatihan sebelumnya, OMK diajak untuk mencintai iman Katolik berhadapan dengan lingkungan yang mayoritas beragama Kristen Protestan dan gereja-gereja denominasi lainnya. Dalam pelatihan ini kami menanamkan dan menumbuhkan semangat persatuan dan solidaritas di antara mereka melalui dinamika kelompok. Dengan memberikan materi-materi organisasi dan kepemimpinan diharapkan OMK mampu melahirkan penggerak-pemimpin di setiap stasi terutama dalam memajukan komunitas OMK mereka masing-masing. Secara perlahan-perlahan namun pasti mereka dapat belajar memimpin tentunya mulai dengan diri mereka sendiri.

Komitmen ini semakin diperteguh oleh kehadiran ibu (Purn.) Laksda Christina M. Rantetana sebagai undangan khusus paroki untuk memberikan motivasi kepada para peserta pelatihan. Para peserta sangat antusias mendengarkan pengalaman, tantangan hidup hingga cerita sukses wanita militer berbintang dua ini. Tentulah ini juga adalah harapan Gereja, harapan paroki secara khusus yang sangat peduli terhadap pembinaan dan pendampingan OMK sekarang dan masa depan. Penyalaan api unggun di malam terakhir kegiatan menjadi peneguhan kebersamaan di antara mereka agar tetap solid menjalin kerja sama dalam kegiatan-kegiatan parokial. Hal menarik dalam pelatihan ini tampak dalam kreativitas mereka dengan menyuguhkan hiburan kreasi seni yang sungguh kreatif dan menghibur. Akhirnya seluruh rangkaian kegiatan LDK ditutup dengan perayaan Eekaristi, sebagai puncak dan sumber iman OMK.

Ucapan terima kasih kami (KOMKEP KAMS) kepada para pastor paroki, seluruh panitia, para pemerhati OMK, khususnya Lembaga Credit Union (CU) TP. Labasa dan Unaaha yang telah bekerja sama dalam mensukseskan kegiatan leadership training ini.

Tuhan memberkati!

 

(penulis : RD. Cakra Arung Raya, Komkep KAMS)

Post Author: omknet

1 thought on “Youth Leadership Training: OMK yang Militan, Tangguh, Kreatif & Solider

    Samuel umbu pati

    (Januari 19, 2018 - 18:43)

    Pelatihan kepemimpinan Pada omk mempersiapkan kader pemimping masa depan gereja Dan masyarakat yang mempunyai visi misi Dan berkarater.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *