Kisah-Kisah Perayaan Hari Orang Muda Sedunia ke-36 di Keuskupan Ketapang

Orang Muda Katolik Keuskupan Ketapang di beberapa paroki melakukan berbagai persiapan untuk terlibat aktif dalam perayaan Hari Orang Muda Sedunia (HOMS) ke-36 ini. Ketua Komisi Kepemudaan (KOMKEP) Keuskupan Ketapang yaitu RD. Fransiscus Suandi mendorong orang muda katolik di Keuskupan Ketapang untuk merayakan Hari Orang Muda Sedunia.

Orang Muda Katolik dari beberapa paroki memulai syuting lomba video klip dalam rangka mengikuti lomba cover lagu Hari Orang Muda Sedunia ke 36 tahun 2021 dengan tim bernama “Paronak Kapar” yang didampingi langsung oleh pastor Nedi dan ketua Dewan Pastoral Paroki (DPP) St. Petrus dan Paulus Sungai Daka Maria Rosa beserta Orang Muda Katolik yang terlibat dari beberapa paroki. Tim Paronak Kapar mendapatkan juara favorit.

Setelah berbagai persiapan, Orang Muda Katolik St. Petrus dan Paulus Sungai Daka, OMK St Gabriel Sandai, OMK St Mikael Simpang Dua, OMK St Yohanes Rasul Balai Semandang, OMK St Martinus Balai Berkuak, OMK St Yosef Meraban, OMK St Gemma Galgani Ketapang, OMK St Maria Assumpta Tanjung pada Minggu, 21 November 2021, bertugas sebagai petugas liturgi sampai petugas paduan suara yang membuat Misa Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam berlangsung semarak dan meriah.

Perjumpaan muda-mudi di HOMS ke-36 dari berbagai stasi di PraParoki St. Petrus dan Paulus Sungai Daka yakni Pusat PraParoki, Semapau, Bengaras, Entinap, dan Kalam, Paroki St Yohanes Rasul Balai Semandang dan Paroki St Martinus Balai Berkuak ajak orang muda untuk bisa saling menaruh rasa percaya, saling dukung, saling menguatkan.

Di PraParoki St Petrus dan Paulus Sungai Daka, berkumpulnya orang muda empat stasi mengobati kerinduan akan perjumpaan dengan Tuhan melalui rekan-rekan Orang Muda Katolik karena selama Covid-19 memasuki Indonesia dari awal tahun 2019 yang lalu sampai sekarang kegiatan-kegiatan Orang Muda Katolik tertunda atau dibatasi. Orang Muda Katolik di PraParoki St. Petrus dan Paulus juga diajak untuk semakin menyadari tanggungjawab mereka terhadap Gereja karena Gereja akan tetap jaya ketika orang muda mau melayani Tuhan, Gereja dan umat di manapun mereka berada terutama di stasi masing-masing. Inilah tanggapan dan harapan ketua Orang Muda Katolik St. Petrus dan Paulus Sungai Daka, Maria Gita. Maria Gita mengatakan demikian, “harapanku semoga OMK terus menjadi pilar-pilar gereja dalam mengahadapi perkembangan zaman dan OMK dapat menjadi saksi Kristus tentang sesuatu yang mereka lihat di paroki, stasi dan keluarganya serta menjadi garam dan terang bagi Gereja dan dunia”.

Pastor PraParoki St. Petrus dan Paulus Sungai Daka yaitu Donatus Anggur, CP yang memberikan siraman rohani juga menyampaikan ucapan selamat merayakan HOMS ke-36 untuk orang mudanya. Beliau juga mengajak orang muda Katolik untuk tidak tinggal diam melihat keprihatinan dunia, bangsa dan Gereja. Kata RP. Donatus Anggur CP, “mari menjadi proaktif dan peka terhadap situasi sosial di sekitar kita, terutama di masa pandemi covid-19 dan bencana alam yang terjadi akhir-akhir ini. Ayo bangkit berdiri menjadi saksi kebaikan Tuhan. Kehadiran OMK di gereja menjadi musim semi kehidupan menggereja yg terus tumbuh menjadi sebuah kekuatan Gereja kini, besok dan selamanya.” Beliau juga mempunyai beberapa harapan tentang kegiatan hari orang muda sedunia ini yaitu “undangan Gereja untuk merayakan HOMS ke-36 adalah sebuah undangan mendesak untuk ditanggapi oleh OMK. Menjadi kesempatan untuk menyampaikan  kabar baik bagi dunia. Semoga acara ini terus diadakan dengan kemasan acara khas anak muda”. Pastor Donatus juga mengajak OMK untuk masuk dulu keheningan batin dan menemukan cara yang pas untuk kembali dan terus mencintai Tuhan, mencintai keluarga dan berbelarasa dengan sesama OMK serta berusaha menjaga dan memelihara alam sebagai rumah bersama.

Jumlah peserta yang hadir 119 peserta dengan dihadiri OMK dari Stasi-Stasi yang ada. Stasi Bengaras, Kalam, Entinap dan Semapau. Acara disusun singkat tapi mengasyikan. Setelah mengawali dengan Misa Kudus, ada dinamika kelompok dengan permainan-permainan yang menyegarkan para peserta yang hadir.

Panitia sangat bersyukur karena kehadiran orang-orang muda. Panitia juga bersyukur karena narasumber yang diundang dan memberikan materi juga sangat berjiwa muda dan memberikan dukungan besar untuk keterlibatan orang muda. Narasumber yang hadir pada kesempatan kegiatan setelah misa adalah Bp. Fransiskus Sabarani. Beliau hadir bersama putri pertamanya. Selain Pak Fransiskus Sabarani, panitia juga mengundang Ibu Susilia Isabila, anggota DPRD Kabupaten Ketapang. Ibu Susilia juga memberikan motivasi dan semangat pada orang muda Katolik agar berani terlibat dalam hidup menggereja dan bermasyarakat.

Semoga perayaan HOMS ke-36 ini menyemangati OMK SePraParoki SAPEPA Sungai Daka, mendorong orang muda untuk terlibat aktif di gereja apapun bentuk keikutsertaan mereka. Gereja lewat pastor paroki dan dewan pastoral paroki juga sangat berterima kasih atas dedikasi orang muda dalam setiap pelayanan di dalam Gereja dan masyarakat.  Orang muda Katolik juga jangan terlibat dalam hal-hal negatif yang merusak diri sendiri, keluarga dan masyarakat.

Di Paroki St. Martinus Balai Berkuak yang juga merayakan HOMS ke-36, Pastor Suhanedi Kusmantoro menyampaikan bahwa HOMS ke-36 di Paroki St Martinus Balai Berkuak sangat luar biasa. Antusiasme rekan muda untuk berjumpa dan berekspresi terlihat jelas dengan kehadiran 200 OMK dari beberapa stasi di Paroki St Martinus Balai Berkuak.

Di Paroki St. Yosef Meraban, Pastor Indra menyampaikan meski perayaan HOMS ke-36 di paroki St. Yosef Meraban dirayakan dengan sederhana, momen ini tetap menyentuh karena menjadi kesempatan bagi Gereja untuk menyapa orang mudanya.

Dan dari semua rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di beberapa Paroki di Keuskupan Ketapang, Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Ketapang mengucapkan terima kasih atas semangat dan kreativitas OMK  Keuskupan Ketapang, juga mengucapkan terima kasih kepada para Pastor Paroki yang sudah mendukung dan menemani orang muda di paroki masing-masing. Pastor Fransiskus Suandi juga berharap para Pastor Paroki tetap semangat mendampingi orang muda.

(Penulis : Maria Yuda dan Maria Rosa)

Post Author: komkep kwi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *